Operasional kapal laut, baik kapal kargo, kapal tugboat, tanker, fishing vessel, hingga kapal penumpang, memiliki biaya yang sangat besar. Dari semua biaya tersebut, BBM (solar) bisa mencapai 40–60% dari total pengeluaran kapal. Karena itu, banyak perusahaan pelayaran kini beralih menggunakan Fuel Monitoring System (FMS)—sistem berbasis sensor dan IoT yang memantau konsumsi BBM kapal secara real-time.
Fuel Monitoring System bukan hanya tentang melihat level solar. Sistem ini membantu mencegah kebocoran, penyurutan, manipulasi pengisian, hingga meningkatkan efisiensi mesin kapal. Berikut 7 manfaat terbesar Fuel Monitoring System untuk kapal.
Masalah BBM di kapal sering terjadi di:
Fuel Monitoring System mendeteksi penurunan BBM yang tidak wajar, bahkan dalam hitungan detik. Sistem akan memberikan:
Hasilnya, penyalahgunaan BBM dapat ditekan hingga 30–50%.
Kapal memiliki beberapa mesin:
Dengan FMS, perusahaan bisa tahu:
Data ini membantu teknisi mengetahui apakah mesin bekerja normal atau boros.
Pengisian BBM merupakan titik paling rawan manipulasi.
FMS mendeteksi pengisian secara otomatis dengan indikator:
Hal ini mencegah:
Perusahaan bisa memastikan BBM yang dibayar = BBM yang benar-benar masuk.
Tanpa sistem, perhitungan BBM sering “ngira-ngira”.
Akibatnya:
Dengan Fuel Monitoring System:
Pemilik kapal sering tidak berada di lapangan.
Dengan FMS, mereka bisa memantau:
Semua bisa dilihat dari dashboard web atau aplikasi mobile.
Transparansi ini membuat operasional lebih jujur dan terkendali.
Data konsumsi BBM menggambarkan kondisi mesin.
Jika konsumsi meningkat, biasanya ada masalah seperti:
Dengan FMS, teknisi bisa mendeteksi tanda-tanda kerusakan lebih cepat sehingga:
Perusahaan biasanya sulit mendapatkan laporan akurat dari kru kapal.
Dengan Fuel Monitoring System:
Sistem ini membantu bagian operasional, owner, hingga divisi finance melakukan analisis biaya yang lebih akurat dan cepat.
Fuel Monitoring System memberikan transparansi, efisiensi, dan keamanan dalam pengelolaan BBM kapal.
Dengan 7 manfaat ini—mulai dari monitoring konsumsi hingga mencegah pencurian—perusahaan pelayaran bisa menghemat biaya, meningkatkan performa mesin, dan menjaga operasional tetap terkendali.
Di era digital, investasi FMS bukan lagi opsional, tetapi kebutuhan penting bagi kapal komersial dan industri.